Tips Omset Jualan Kue dan Roti

Siklus berbisnis ibarat roda kehidupan dimana masa gampang dan sulit berlalu dan pergi seperti penjual kue dan roti. Di periode Ramadhan hingga Idul Fitri, pengusaha kue dan bakery dipastikan bisa menghasilkan keuntungan atau penjualan yang signifikan.

Ini karena orang lebih tertarik untuk membeli daripada pada hari-hari biasa. Bisa jadi kebanyakan orang bersama keluarganya membeli roti dan kue untuk konsumsi sendiri, menyajikannya kepada tamu atau digunakan sebagai paket untuk kerabat dekat, kerabat dan lain-lain.

Secara umum, pengunjung yang membeli kue dan roti mengalami penurunan sesuai Lebaran yang juga menyebabkan penurunan penjualan. Apakah penjualan kue dan roti tetap stabil setelah Lebaran?

Tentu saja saya bisa! Bagi Anda yang merupakan pengusaha kue dan bakery, berikut beberapa tips yang dikumpulkan oleh saya dari berbagai sumber.

1. Ajak konsumen berbelanja

Meski sumpah sudah usai dan toko beroperasi seperti biasa, Anda bisa mencoba mengadakan open house di tempat usaha Anda. Kegiatan open house tidak hanya membangun hubungan dengan konsumen, tetapi juga membuat mereka tertarik untuk membeli beberapa produk Anda.

Selain itu, pastikan Anda mengiklankan aktivitas tersebut dengan desain yang menarik sehingga pelanggan Anda dapat mengikuti. Anda juga bisa mengundang konsumen dengan menempatkan spanduk atau papan di depan toko dan mengunggah postingan ke akun media sosial perusahaan.

Meski ada kemungkinan konsumen yang datang tidak akan terlalu ramai, setidaknya open house akan membantu menjaga kestabilan pendapatan bisnis setelah Anda sumpah.

2. Beri diskon menarik

Diskon hampir selalu menarik konsumen. Gunakan diskon atau cashback untuk menarik pelanggan secara teratur sehingga perusahaan Anda tidak melihat penurunan penjualan yang signifikan setelah Idul Fitri.

Selain itu, sebarkan beritanya agar lebih banyak pelanggan mengetahuinya dan tertarik untuk mengunjungi toko Anda. Biasanya, pelanggan memanfaatkan diskon ini sebaik-baiknya.

Meskipun ada diskon, tidak jarang mereka membeli dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya. Jadi keuntungan bisnis Anda pasti akan meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah produk yang terjual.

Namun, lakukan dengan hati-hati agar promosi diskon yang ditawarkan tidak mengurangi pendapatan usaha Anda. Jadi perhitungkan besaran diskon yang akan diberikan agar anda tetap bisa mendapat untung yang cukup.

3. Buat produk dengan varian baru

Menjual produk baru tentunya bisa menarik perhatian konsumen. Angka penjualan yang tak setinggi Ramadan bisa diakali dengan memperkenalkan variasi baru pada produk yang Anda tawarkan.

Pastikan Anda mempublikasikan produk baru Anda baik secara offline maupun online agar pelanggan tahu. Sediakan juga tester yang akan dipajang di etalase Anda semenarik mungkin dan tunjukkan kepada konsumen. Jika mereka menyukainya, bukan tidak mungkin produk tersebut akan laris di kemudian hari.

4. Sajikan promo menarik

Membuat promo menarik juga menjadi strategi efektif agar penjualan tidak turun setelah Ramadhan dan Idul Fitri berlalu. Ada banyak jenis promosi yang bisa Anda coba seperti: Misalnya: B. Hadiah untuk pembelian produk tertentu, produk gratis untuk konsumen yang puas, dll.

Agar semakin menarik, tekankan bahwa promo ini merupakan edisi Lebaran yang memiliki masa berlaku terbatas. Strategi ini dapat membuat pelanggan Anda berpikir bahwa lebih baik tidak melewatkan kesempatan.

Promosi yang menarik juga dapat memikat pelanggan untuk mendorong keluarga, teman atau kerabat untuk membeli produk Anda. Promosi yang menarik tidak hanya menarik konsumen, tetapi juga membuka peluang untuk menambah jumlah konsumen.

5. Voucher khusus

Berikan voucher digital kepada pelanggan Anda. Ketika diskon dan penawaran khusus dapat digunakan oleh semua orang, tawarkan kepada pelanggan setia Anda keuntungan dengan fungsi kupon khusus berupa diskon, penawaran khusus atau cashback yang lebih menguntungkan daripada yang diperuntukkan bagi konsumen biasa.

Anda hanya dapat memberikannya kepada pengikut di akun resmi atau anggota bisnis Anda. Kirim secara merata dan minta pelanggan Anda untuk menunjukkan voucher mereka saat bertransaksi.

Jika Anda menunjukkan apresiasi kepada pelanggan setia, mereka pasti akan lebih loyal kepada perusahaan Anda dan bisa mempromosikannya kepada orang lain juga.

Anda ingin belajar bisnis online khusus pemula? Jika iya, silahkan bisa kunjungi artikel belajar peluang bisnis online tanpa modal pada tautan tersebut.