Panduan Melakukan Rapid Test Lungene Dengan Tepat

main image

Rapid test dan Test PCR ialah pemeriksaan yang berguna untuk mendeteksi adanya virus corona di dalam tubuh seseorang. Kedua tes tersebut pemeriksaan yang biasanya dilakukan agar tahu keberadaan Covid-19. Bagi mereka orang yang masih awam, maka biasanya sangat sulit membaca hasil kedua pemeriksaan ini. Tes PCR pada dasarnya ialah suatu metode yang bisa dilakukan untuk dapat mendeteksi virus. Cara melakukan tes ini termasuk lungene rapid test juga bisa dengan cara sederhana. Selain itu, tes ini dianggap akurat jika dibandingkan dengan test yang lainnya. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan cara dengan memakai sampel yang didapat dari saluran napas dengan memaaki teknik nasofaring swab. Metode test PCR berguna untuk mendeteksi infeksi. Sementara banyak juga masyarakat umum lebih mengenal pemeriksaan tersebut dengan istilah swab test. Selain PCR, rapid test Lungene yang merupakan metode rapid test mandiri juga cukup populer. Jadi melakukan rapid test ini yang cukup di rumah saja dan lebih praktis. Agar lebih jelasnya seputar Lungene test, simak beberapa hal berikut ini. 

Petunjuk Penggunaan Alat Test Lungene

Untuk memakai peralatan rapid test Lungene, tentu kita harus tahu tahu petunjuknya lebih dahulu. Agar bisa dilakukan dengan benar dan hasilnya bisa akurat. Pertama, kamu dapat mengusap jari dengan memakai kapas alkohol di paket test Lungene tersebut. Kedua yaitu jari yang telah diusap dengan kapas alkohol lalu kemudian ditusuk memakai jarum lancet rapid test Lungene ini yang sekali pakai. Sehingga nantinya bisa mengambil darah sebagai sampel.  Lalu tahap ketiga ialah sampel darah tersebut diambil memaaki pipet, lalu ditetes ke plat strip di bagian tengah dengan berbentuk bulat. Selanjutnya cukup dicampur dengan larutan penyangga sebanyak dua tetes. Langkah selanjutnya yaitu kamu hanya harus menunggu hasil rapid test Lungene keluar. Waktu yang dibutuhkan untuk hasil test Lungene keluar yaitu kurang lebih 15 menit.

Cara Baca Hasil Test Lungene 

Kita bisa melihat ada tiga indikator sebagai penanda antibodi pada strip rapid test Lungene tersebut. Ada indikator C, IgM dan juga IgG. Untuk indikator IgG ialah jenis antibodi paling banyak ada pada darah. Sedangkan, antibodi IgM itu terbentuk pada saat pertama sistem imun tubuh berhadapan dengan suatu patogen. Dengan waktu cukup 15 menit, maka hasil tes dari rapid test Lungene bisa keluar. Kalau ada garis merah di indikator C, maka hasilnya negatif. Jika muncul garis merahnya tersebut pada dua formasi, bisa juga lebih, seperti C-IgG-IgM, C-IgG atau pun C-IgM, maka berarti hasilnya ialah positif.

Seberapa Tingkat Akurasi Metode Lungene Test 

Lungene ini merupakan rapid test yang bisa dikatakan akurat karena dilihat dari jenis sampel yang digunakan. Sehingga pengguna metode rapid test Lungene tersebut tidak harus khawatir. Rapid test pada dasarnya memiliki tingkat akurasi cukup tinggi. Di samping itu, metode rapid test memiliki beberapa macam kelebihan. Seperti dari proses singkat sehingga bisa segera mendapat hasil yang jelas. Kamu yang memakai rapid test Lungene tidak perlu lagi memakai ragam alat-alat laboratorium. Apa lagi perlengkapan test Lungene juga tergolong lebih terjangkau dibandingkan tes yang lainnya. Hal ini berbeda dengan hasil test dari PCR. Maka perlu pemeriksaan dengan sampel hidung atau dari tenggorokan. Sampel itu diberi larutan kimia untuk mengekstrak RNA. Lalu RNA ditranskripsikan terbalik untuk menjadi DNA memakai enzim tertentu. Fragmen pendek dari DNA extra ditambahkan supaya melengkapi bagian virus DNA yang ditranskripsikan.

You may also like...