Mengenal Apa Itu VLAN dan Cara Kerjanya

VLAN merupakan wujud logical dari LAN. LAN itu sendiri merupakan kumpulan perangkat- perangkat yang silih tersambung dalam satu broadcast domain. Tanpa terdapatnya VLAN, suatu switch menyangka seluruh interface terletak dalam 1 broadcast domain. Semacam yang kita ketahui kalau jenis informasi yang digunakan pada layer 2 OSI merupakan frame. Switch terletak pada layer 2 sebab berbicara dengan memakai MAC address, membungkus datanya dalam wujud frame.

Kala jaringan terletak dalam 1 broadcast domain, seluruh frame yang berisi data yang dikirim hendak dikirimkan ke seluruh interface aktif dalam switch. Broadcast domain dalam jaringan yang memiliki jumlah pc tersambung kurang dari 50 umumnya tidak sangat pengaruhi performa pengiriman informasi. Tetapi bila terdapat 200 pc yang terletak dalam wilayah broadcast domain yang sama hingga, aspek reliability jaringan tersebut jadi menurun. Hendak terjalin latency pada pengiriman informasi. Buat menanggulangi perihal ini, hingga pemakaian teknologi VLAN sangat menolong. Bila terdapat 200 pc aktif yang senantiasa melaksanakan transmisi, hingga dapat dipecah jadi bagian- bagian tertentu.

Buat membedakan jaringan VLAN, hingga digunakan VLAN number. Pemberian angka ini dimaksudkan supaya jaringan bisa gampang dikenali, serta bila terjalin kehancuran dikemudian hari, bisa ditangani langsung ke VLAN yang terjalin kehancuran. Dalam sebagian fitur jaringan, umumnya telah terdapat bonus fitur penamaan VLAN sehingga lebih menolong buat mengenali suatu VLAN. Misalkan VLAN 10 Accounting, VLAN 20 Mangement, VLAN 30 ITStaff, VLAN 40 Server, VLAN 50 InformationCenter. Disebabkan 1 switch bias menampung lebih dari 1 VLAN hingga supaya tiap pc dengan VLAN yang sama yang terletak dalam switch berbeda bisa silih berbicara wajib memakai TRUNK.

TRUNK merupakan tata cara yang melalukan akumulasi VLAN identifier( VLAN ID) pada frame saat sebelum frame dikirim lewat TRUNK LINK. Pada awal mulanya TRUNK terbuat, TRUNK LINK cuma bisa dilalui 1 VLAN sehingga kala ada 3 VLAN berbeda dalam 1 switch, hingga kita wajib mempertaruhkan 3 port yang digunakan buat akses ke 3 VLAN tersebut. Tetapi bersamaan berkembangnya jaman, sebagian protocol terbuat buat menanggulangi permasalahan TRUNK LINK.

2 buah protokol trunking yang populer merupakan dot1q( IEEE 802. 1q) serta ISL( Cisco Proprietary). Bila switch yang digunakan terdiri dari bermacam berbagai vendor, hingga yang wajib digunakan merupakan dot1q sebab seluruh vendor menganut protokol trunkin ini. Protokol dot1q menambhakan VLAN header dengan dimensi 12- byte ke frame Ethernet dengan jumlah VLAN ID optimal 212 ataupun sama dengan 4096.

 

 

You may also like...