Kenapa Ada Lagu Bisa Terngiang di Kepala

Semua orang pernah mengalami momen saat lagu tetap terngiang-ngiang didalam kepala. Di dunia barat, fenomena ini disebut earworm.

Tapi, bagaimana dengan earworm dan membuat lagu tersangkut di kepala Anda?

Untuk meluncurkan dua daftar putar khusus di Spotify untuk setiap pengguna, yaitu On Repeat dan Repeat Rewind; Elizabeth Hellmuth Margulis, Direktur Lab Kognisi Musik Universitas Princeton, menjelaskan fenomena tersebut kepada Kompas.com.

Jika ingin download lagu yang enak & gratis, Anda bisa kunjungi metrolagu.

Dalam email yang diterimanya pada Kamis (21/21/2019), Margulis mengatakan bahwa lagu-lagu tersebut cenderung bertahan atau bersuara ketika kita mendengarkan berulang kali. Layanan streaming musik seperti Spotify dapat membantu pengalaman Bromwich dan membuat fenomena earworm menjadi hal biasa.

Dalam wawancara dengan Science Friday 2014, Margulis menjelaskan bahwa jika kita mendengar suara yang berulang-ulang, kita akan mulai mendengarkan lagunya sebelum diputar dan mengantisipasi apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Jadi, kita hampir saja bernyanyi di kepala sambil mendengarkan musik secara pasif. Jadi namanya earworm, lagu yang bikin nyanyi,” ujarnya.

Itu sebabnya earworm biasanya bukan satu lagu, tetapi hanya sepotong kurang dari 10 detik yang terus berulang di kepala.

Untuk Kompas.com, Margulis juga menambahkan bahwa ada juga beberapa bukti bahwa lagu mengikuti lagu kita saat lagu tersebut menggabungkan tingkat familiar dengan tingkat inovasi, dan saat kita bergerak saat mendengarkan lagu.

Contoh lagu yang sering dikategorikan dalam earworm antara lain “Call Me Maybe” oleh Carly Rae Jepsen dan “It is a Small World After All” oleh Disney.

Para ahli menemukan masalah tersebut dengan sengaja menyebabkan earworm di laboratorium untuk penyelidikan lebih lanjut, kata Margulis.

“Salah satu cara yang umum untuk memberi nada yang tidak biasa adalah menyebabkan earworm, dan tugas yang mudah untuk memberi isyarat adalah tidak kurang konsentrasi,” katanya.

“earworm sering terlihat dalam kondisi ini, dan memungkinkan peneliti untuk belajar menggunakan metode pencitraan otak atau otak,” katanya.

Meski sudah lama merawat earworm, Margulis tampak tak bosan. Ia mengatakan bahwa sebagai langkah selanjutnya, ia dan beberapa peneliti lain ingin mengetahui mengapa musik sering menyebabkan earworm, sedangkan ucapan atau jenis suara lainnya sering menyebabkan earworm.

You may also like...