Cerita UMKM aksesori tembaga kembangkan usaha lewat lokapasar

Yogyakarta, 14/6 (LINGKAR NEWS) – Transformasi digital sekarang   sebagai keniscayaan yg dilakukan setiap orang, termasuk yg dijalankan para pebisnis aksesori tembaga pada tempat wisata Yogyakarta yg beralih menjajakan dagangannya melalui lokapasar (marketplace).

 

Dahulu, mereka terbiasa menerima pemasukan berdasarkan para wisatawan yg tiba ke gerai-gerai suvenir secara eksklusif pada loka wisata. Tetapi sekarang  , para UMKM yg membentuk aksesori perhiasan sampai pajangan berdasarkan tembaga & kuningan itu wajib  membiasakan diri beralih sepenuhnya ke toko daring.

 

“Pandemi itu sangat-sangat menciptakan kami terdampak. Lantaran dalam dasarnya kami penekanan hadir pada loka-loka wisata & saat pandemi melanda, seluruh loka wisata tutup & tentu pemasukan primer berdasarkan gerai-gerai eksklusif mati. Tetapi sesudah bergabung ke e-commerce galat  satunya Tokopedia ternyata kami mampu bertahan menggunakan baik,” istilah penggagas UMKM aksesori WK Collection 70764 Wijayanto S.T pada program diskusi media pada Yogyakarta, Selasa.

 

REKOMENDASI TEMPAT NONGKRONG DI JEPARA

 

Ia menceritakan sebelumnya memang telah pernah masuk & mencoba kanal daring semenjak 2016 tetapi nir terlalu difokuskan, saat pandemi terjadi beliau akhirnya menetapkan mengadopsi skema penjualan daring sepenuhnya.

 

Bahkan saat pandemi terjadi, pada triwulan pertama justru WK Collection berhasil mencetak penjualan lebih tinggi 3,lima kali lipat dibanding saat sebelum pandemi.

 

“Dengan adanya e-commerce misalnya Tokopedia, aku  terbantu. Lantaran UMKM diajarkan jua teknik digital marketingnya, kemudian cara customer handling, hingga ke detil misalnya foto produk,” istilah Wijayanto.

 

UMKM yg sekarang   menjangkau lebih kurang 20-an pekerja itu sekarang   bahkan mengakibatkan penjualan lewat e-commerce khususnya Tokopedia menjadi galat  satu kanal penjualan utamanya.

 

 

Bagi Wijayanto, E-commerce besutan anak bangsa itu sudah menaruh solusi pada para UMKM buat meluaskan pasarnya nir hanya secara lokal pada tempatnya tinggal akan tetapi jua menjangkau pelanggan antar pulau.

 

“Kami mampu bertahan pada tengah pandemi jua lantaran adanya Tokopedia, menjadi UMKM waktu ini meski nir terdapat pemasukan berdasarkan gerai offline akan tetapi kami permanen mampu berjualan secara online menggunakan penjualan hampir 90 % berdasarkan online,” istilah Wijayanto.

 

Produk andalan yg sekarang   diminati pada WK Collection adalah bros menggunakan desain favorit pelanggan bertema tumbuhan & etnik misalnya motif daun, bunga, sampai capung.

 

Adapun sekarang   produk WK Collection terus menyiapkan penemuan desain produk supaya semakin poly pelanggan yg mampu dilayani & memakai aksesori tembaga, kuningan, & perak protesis anak bangsa lewat pemanfaatan kanal digital.

You may also like...