11 Tips Berkendara Jarak Jauh Menggunakan Mobil Pribadi

Tips berkendara jarak jauh dengan mobil bagi anda yang awam atau yang tidak ingin cepat lelah sangatlah penting. Jika ingin bepergian jauh, Anda harus memiliki persiapan khusus agar perjalanan bisa nyaman dan aman. Hal ini dikarenakan perjalanan jarak jauh sangat melelahkan, sehingga perlu ketahanan fisik terutama jika menggunakan kendaraan pribadi.

Ada banyak hal yang harus diperhatikan, terutama dari faktor penggerak hingga kondisi kendaraan yang digunakan. Berkendara jarak jauh tentunya akan rawan terhadap masalah seperti kecelakaan dan lain sebagainya jika tidak mengetahui cara berkendara jarak jauh dengan aman.

Anda lagi cari toyota jogja? Yuk dapatkan kualitas maksimal harga toyota jogja murah pada tautan tersebut, silahkan bisa diklik saja.

Untuk itu, berikut beberapa tips yang dapat Anda gunakan agar dapat berkendara dalam perjalanan jauh dengan aman dan terjamin.

1. Oli Mesin

Pastikan oli mesin Anda memiliki volume yang cukup. Untuk mengeceknya, Anda bisa mengecek level volume menggunakan oil stick. Perhatikan batasan oli yang menempel pada batang oli. Kondisi volume oli yang baik adalah berada pada garis tanda L atau F atau sedikit di bawah level F. Jika kondisi oli mobil kurang, tambahkan penyedap. Pastikan batas penggunaan bahan bakar mobil Anda masih mencukupi untuk penggunaan perjalanan jarak jauh.

2. Air radiator dan air reservoir

Bagian lain yang perlu Anda periksa untuk kondisi tersebut adalah air radiator dan tandon air. Pastikan kondisi air radiator Anda terisi penuh. Sedangkan air waduk belum terlalu penuh atau sudah mencapai levele. Periksa juga selang radiator dan selang yang menghubungkan ke reservoir.

Waspadai kondisi selang, jika selang berbuih atau retak sebaiknya segera menggantinya agar di tengah perjalanan selang tidak rusak atau rusak. Pastikan juga kondisi sambungan selang ke radiator dan mesin kencang agar tidak bocor.

3. Kipas Pendingin

Jangan lupa untuk mengecek kondisi putaran kipas pendingin. Jika cold copas dimainkan dengan belt, Anda dapat memeriksa kondisi fisik belt. Jika sabuk retak, maka Anda perlu menggantinya dengan sabuk baru. Periksa juga tegangan belt agar putaran kipas pendingin dapat digunakan secara optimal. Jika kipas pendingin dihidupkan dengan motor listrik, periksa kondisi motor listrik tersebut.

Jangan lupa juga memperhatikan sistem pendingin mesin mobil, caranya memperhatikan suhu jarum. Jika jarum berada diatas garis tengah, artinya mesin masih cukup panas dan aman digunakan. Namun jika kondisinya sudah lebih dari separuh, sebaiknya hentikan kendaraan dan tunggu sampai mobil dingin. Kemudian periksa kondisi pendinginan air dan kipas pendingin.

4. Filter dan Selang Bensin

Pastikan kondisi filter dan selang gas dalam keadaan baik, selang bahan bakar tidak retak dan bocor. Pastikan juga filter bensin tidak tersumbat. Selain itu, pastikan filter bensin bersih.

5. Timing Belt

Untuk kondisi penggantian timing belt diperlukan berdasarkan jarak yang ditempuh dari kendaraan. Anda dapat memeriksa speedometer mobil Anda. Jika time belt sudah terpakai hingga 50.000 km, maka sebaiknya segera menggantinya dengan time belt meski tidak rusak di time belt.

6. Filter Udara

Sebelum melakukan perjalanan jauh, sebaiknya bersihkan dulu filter udara di kendaraan Anda. Penggunaan filter udara didasarkan pada jarak kendaraan yang dituju, kurang lebih 10 ribu km.

7. Aki mobil

Seperti yang Anda ketahui, aki mobil merupakan bagian penting dari sebuah kendaraan karena berkaitan dengan sistem starter kendaraan. Karena Anda ingin menggunakannya untuk perjalanan jarak jauh, sebaiknya periksa suku cadang aki mobilnya.

Pastikan baterai bersih dari kotoran dan kerak sebelum digunakan untuk bepergian. Periksa juga kondisi ketinggian air aki. Jika volume air aki berkurang, Anda dapat meningkatkannya dengan air aki murni. Jangan dicampur dengan air zuur atau H2SO4.

8. Rem Mobil

Rem mobil merupakan komponen yang menunjang keselamatan berkendara. Rem, Anda harus dalam kondisi baik agar Anda merasa nyaman dan aman saat bepergian jauh. Periksa volume oli rem di reservoir. Jika kondisinya kurang dari minimal, maka pasti ada kebocoran pada rem mobil Anda. Periksa bantalan master, selang, dan bagian lain dari kebocoran.

Kondisi pelapisan pada rem juga harus diperhitungkan. Anda tidak perlu mengganti bantalan rem dengan yang baru saat menempuh jarak jauh, cukup bersihkan bantalan rem dari kotoran yang lengket. Dan pastikan ketebalan lapisan rem masih sesuai untuk digunakan.

9. Ban Mobil

Kondisi ban mobil juga harus diperhatikan, periksa kondisi ban mobil apakah ada benda tajam yang dipasang agar tidak merusak ban mobil anda. Cek juga kondisi ban dan tekanan ban. Tekanan ban normal sekitar 30-34 psi. Selain itu, jangan lupa untuk mengecek kondisi ban mobil cadangan Anda.

10. Lampu mobil

Dalam hal keselamatan berkendara, kondisi pencahayaan mobil merupakan faktor penting dalam sebuah kendaraan. Pastikan seluruh bagian lampu depan mobil dapat digunakan secara maksimal. Jika terjadi keadaan saat lampu mati sebaiknya segera menggantinya dengan lampu yang baru.

11. Wipper Kaca Mobil

Menyeka mobil menjadi bagian yang penting, terutama jika Anda menggunakannya saat kondisi cuaca hujan. Pastikan car wipe digunakan secara maksimal agar perjalanan Anda semakin nyaman. Anda bisa mengecek kendaraan sendiri di rumah atau di bengkel resmi terdekat untuk memastikan mobil Anda dalam kondisi baik.

Selain mengecek kondisi kendaraan yang Anda gunakan, ada beberapa tips lain yang akan membantu Anda merasa nyaman dan aman saat menempuh perjalanan jauh.

Berikut adalah beberapa saran tentang cara melihat atau membuat janji untuk barang antik. Jika anda memperhatikan hal-hal yang telah dijelaskan diatas maka akan sangat bermanfaat bagi anda. Anda bisa lebih aman dan nyaman jika menerapkan hal-hal tersebut di atas.

You may also like...