Merekayasa Gigi Tidak Melulu Dengan Behel Atau Kawat Gigi

Behel atau kawat gigi dulunya bertujuan untuk kesehatan. Namun kini tujuan tersebut sudah berubah. Dulunya yang merupakan kebutuhan, kini sudah menjadi sekedar asesoris. Oleh sebab itu wajar jika kini banyak metode lain untuk merekayasa gigi sudah mulai muncul.

Kini banyak yang memilih pasang behel dengan tujuan untuk menunjang penampilan semata. Dan yang lebih mengejutkannya lagi adalah banyak behel atau bracket yang dihargai sampai puluhan juta rupiah.

Berawal Dari Kebutuhan Kini Jadi Sekedar Asesoris

Behel atau bracket pada mulanya merupakan bagian dari perawatan orthodonti. Pada dasarnya behel ini digunakan untuk memperbaiki susunan gigi dan estetika wajah. Dulu, penggunaan behel mungkin belum terlalu populer.

Saking kurang populernya, para pengguna behel justru sering diolok-olok. Karena ledekan yang bernada negatif ini, banyak pengguna behel yang merasa minder dan kurang PD saat memakainya.

Tetapi sepertinya zaman sudah terbalik. Kini pemakaian behel gigi justru dianggap sebagai tren gaya hidup. Seseorang yang mengenakan behel dianggap lebih gaul, modis, dan lebih kekinian. Bahkan pemakaian behel yang tujuan awalnya untuk perawatan orthodonti sering diabakaian para penggunanya dan dianggap sebagai penunjang penampilan saja.

Ironisnya lagi, kini cukup banyak yang ingin memakai kawat gigi dengan alasan sekedar ingin ikut-ikutan saja. Situasi ini semakin diperparah dengan mulai munculnya dokter gigi yang bukan spesialis orthodonti, hinga penjual behel yang ada di jalanan.

Yang membuat semakin tercangang lagi adalah banyak penjual behel di pingir jalan yang menjual behel dengan harga sangat murah. Bahkan ada yang Rp 10.000 dan bisa langsung dipasang di tempat.

Fenomena semacam ini sebenarnya dipengaruhi oleh banyak hal. Dan salah satu faktor terbesarnya adalah estetika. Banyak yang ingin dipandang lebih cantik setelah ada behel yang terpasang di giginya.

Faktor lainnya adalah karena alasan prestise. Pakai behel itu mahal, artinya ketika ada yang pakai, akan dianggap orang berduit karena mampu pakai behel. Selain itu biasanya di komunitas anak muda, ketika ada salah satu yang pakai, maka yang lainnya akan ikut-ikutan memakainya.

Faktor lain yang membuat behel menjadi tren adalah bukan lagi sekedar untuk perawaan gigi saja. Namun behel yang secara visual semakin kesini tampak semakin menarik. Meskipun demikian, jangan sampai Anda salah pilih tempat pasang behel, karena bisa sangat berbahaya.

Pilihan Lain Untuk Merekayasa Gigi

Jika mendengar istilah merekayasa gigi, maka hal pertama kali yang terlintas di pikiran adalah behel atau bracket. Memang, behel atau bracket sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu upaya untuk merekayasa gigi.

Bentuk gigi yang tidak berturan atau bahkan cenderung tonggos bisa dengan mudah dirapikan atau diratakan dengan pasang behel. Namun untuk saat ini pemikiran seperti itu harus mulai Anda buang jauh-jauh.

Kenapa? Sebab kini sudah banyak opsi lain yang bisa dipilih ketika seseorang ingin merekayasa giginya. Seperti cara merekayasa gigi yang ada di rata.id. Sebuah cara rekayasa gigi yang dikombinasikan dengan kemajuan teknologi saat ini, atau yang sering disebut dengan AI (Artificial Intelligence). Dan secara hasil akan semakin cepat dan lebih optimal.

Tetapi bagi Anda yang memilih behel untuk rekayasa gigi, sekali lagi sangat dianjurkan untuk dipasang di dokter gigi spesialis orthodonti atau yang ahli dibidangnya. Namun dengan catatan sudah memiliki izin resmi. Jangan sampai upaya Anda dalam merekayasa gigi dengan kawat gigi mengakibatkan efek buruk pada kesehatan tubuh Anda.

You may also like...