Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Tenggorokan Kering

Tenggorokan kering dapat mengganggu aktifitas sehari-hari termasuk salah satu berbicara. Tenggorokan ini biasanya membuat leher menjadi gatal dan menyebabkan gangguan pada bagian mulut. Sakit tenggorokan ini dapat sebabkan oleh banyak hal termasuk polusi udara. Gejala sakit tenggorokan yaitu suara serak, batuk, demam, pegal, bersih, gatal pada tenggorokan, rasa sakit ketika berbicara dan menelan, hidung meler dan untuk anak-anak amandel yang berwarna merah.

Berikut adalah penyebab ketika tenggorokan terasa kering diantaranya:

  • Alergi rhinitis merupakan gejala batuk, mata gala, pilek, maupun bersin dan tenggorokan menjadi kering, disembuhkan dengan menyuntikkan alergi dengan obat antihistamin, mengunyah bawang puting atau mengunyah bawah merah dengan sifat antiradang memiliki kandungan antioksidan dan mengonsumsi obat dengan kandungan dekongestan.
  • Dehidrasi dimana tubuh mengalami kekurangan cairan, sehingga seseorang harus memenuhi kebutuhan cairan dengan memenuhi 8 gelas air putih, mengonsumsi air kelapa, karena jika tidak akan membuat tubuh mudah lemas dan menjadi pusing.
  • Tidur sambil mulut terbuka akan membuat udara malam mengeringkan air liur sebagai fungsi, untuk mengatasinya dapat menyemprotkan hidung dengan kortikosteorid dan mengonsumsi obat dekongestan.
  • Pilek dan flu akan membuat tenggorokan terasa kering dengan gejala batuk, demam ringan, bersih hingga badan menjadi pegal, untuk itu konsumsi banyak air putih, berkumur menggunakan air garam, mengonsumsi air putih yang banyak dan istirahat yang lebih.

Selain itu, dapat disebabkan oleh GERD merupakan penyebab asam lambung yang naik menuju kerongkongan dan membuat tenggorokan susah untuk menelan, rasa panas dan menjadi kering. Untuk mengatasi masalah ini maka konsumsi antasida yang dapat memberikan rasa netral di asam lambung, mengonsumsi H2 inhibitor, meninggikan kepala dengan menambah bantal sehingga akan mencegah aliran asam menuju tenggorokan dan kerongkongan. Selain itu juga perlu mengurangi makan makanan pedas yang memicu perut dan mengenakan pakaian longgar serta memberikan jeda 1 hingga 2 jam setelah makan jika tidur.

Radang tenggorokan merupakan infeksi yang disebabkan oleh adanya bakteri maupun virus dan biasanya terasa sakit hingga kering. Untuk mengatasi radang tenggorokan maka mengonsumsi antibiotik, berkumur dan mengonsumsi obat pereda sakit. Radang amandel merupakan penyakit tenggorokan yang membuat penderitanya susah untuk menelan, untuk mengatasinya maka beristirahat dengan baik dan konsumsi permen yang mampu melegakan tenggorokan. Mononukleosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang tersebar melalui liur dan membuat tenggorokan menjadi gatal. Oleh karena itu penderita ini perlu beristirahat, mengisap permen dan meminum obat.

Berikut adalah cara meredakan tenggorokan yang kering:

  • Menggunakan uap dengan cara merebus sepanci dengan air lalu menutup kepala dengan handuk sembaru wajah menuju panci lalu cek dahulu dan beli steamer khusus untuk ditempatkan di kamar mandi.
  • Menggunakan garam dengan 1 sendok garam dalam air panas dan setelah dingin berkumur 2 kali sehari dalam waktu 30 hingga 60 detik dan meludahkan air kumur dapat juga menggunakan larutan dari cuka sari apel.
  • Melapisi tenggorokan menggunakan madu sehingga tekstur kentalnya membuat lebih lega pada tenggorokan dan madu memiliki kandungan antiseptik.

Untuk menyembuhkan tenggorokan kering maka sebaiknya isap permen untuk dapat memproduksi air liur dan meringankan gejalanya. Dapat juga mengonsumsi teh panas dengan efek sejuk, gunakan madu atau kayu manis sebagai pemberi rasa manis buatannya. Tenggorokan dapat merasa lebih baik jika segera menghindari polusi dan asap rokok dan hindari juga untuk bernapas menggunakan mulut karena udara masuk akan mengeringkan mulut.

You may also like...